Mengapa 250 juta rakyat Indonesia harus ditentukan nasibnya oleh lembaga Quick Count? Seakan Quick Count sebagai 'tuhan' yang menentukan nasib bangsa Indonesia, siapa yang dipilih dan didukung oleh Quick Count, maka rakyat harus percaya dan menerimannya, tanpa reserve.
Quick Count sudah menjadi penentu hasil pilihan rakyat. Bukan lagi rakyat yang menentukan siapa yang berhak dipilih sebagai presiden. Dengan narasi Quick Count, yang selalu diopinikan sebagai sebuah lembaga yang memiliki 'trust' dan kredibel (jujur), rakyat wajib mengakui setiap hasil dari Quick Count. Rakyat dan bangsa Indonesia tidak berhak menanyakan tentang hasil Quick Count yang sudah di rilis (dipublikasikan) kepada media.
Sekarang terjadi kolaborasi atau lebih tepatnya konspirasi (persekongkolan jahat) antara Quick Count, intelektual (?), dan PDIP, khususnya Tim Sukses Jokowi. Dengan hanya mempunyai agenda satu : 'JOKOWI PRESIDEN INDONESIA'. Jadi siapapun harus sadar ada konspirasi dan persekongkolan yang direkayasa secara sistematis, memenangkan dan memberi legitimasi Jokowi menjadi presiden!